Menemukanmu, cinta -Khaerul Anam- …

1403316808536Ya Robb.. ntah apa yang pernah aku lakukan, hingga Engkau mempertemukanku dengan seorang laki-laki yang kini ku panggil dengan sebutan aa’ itu. Entah bagaimana Engkau menciptakannya, Kau buat dari apa hatinya itu. Seorang laki-laki yang begituuu sabaarr menghadapiku. Engkau tau, bagaimana egoisnyaa aku, bagaimana temperamennya aku, bagaimana juteknya aku.. Hmmmm, ntah apa yang baik dalam diriku hingga Engkau merelakannya untuk berjodoh dengan ku.

Ya Robb, syukurku pada-MU sungguh tak terhingga. Terima kasih, Engkau mempertemukanku dengannya, Engkau menjodohkanku dengannya, laki-laki yang menjadi imamku, menjadi tauladan, pelindung, penguatku, menjadi ayah dari anak-anakku.

Baca lebih lanjut

KEKONYOLAN #PART_ONE

malam ini, pengen cerita sesuatu ke kamu. hei, iya kamu. kamu yang lama sekali engga ku tengok, tapi tetep di hati kok, 🙂

tentang kekonyolan. hehehe, mungkin udah biasa ya kamu denger cerita tentang kekonyolan diriku. eh eh, tapi kali ini beda. kali ini aku bakal cerita tentang kekonyolan ku bersama sahabat ku. bukan aku yang ngajarin, tapi emang dia juga aslinya konyol kok, wekeke :p

tapi bakal aku bagi jadi beberapa sesi yaa.. maklum, banyak sih, takut ga muat 😀

KEKONYOLAN PART ONE ~ 20-10-2013

Dari Ibu Untuk Ibu :O

Dari Ibu Untuk Ibu :O

hehe. betul sekali, itu kejadian tepat pas ulang tahun ku. mungkin kado tak terlupakan dari dia. ceritanya bermula dari kita yang iseng-iseng ikut talkshow tentang pentingnya ASI bagi ibu dan anak. kenapa kita ikut? pertama, jelas. karena acaranya gratisss (anak kost bangeett 😀 ). kedua, karena acaranya di salah satu mall eksklusif di Jakarta, apalagi kalau bukan Grand Indonesia. gimana ga eksklusif? gedungnya yang super wow, parkir motor yang susah dicari (mojok terpencil di bawah), parkir mobil yang isinya mobil-mobil bikin ngiler (ngiler karena ga tau itu merk apa, saking kinclongnya, haha… ) nah, yang ketiga. karena ada artisnya. yang lucu itu lhoo… iya, irfan hakim, hehe (ibu-ibu bangeett yee :p) eh eh eh, tapi ada yang keempat, yang paling penting. yaituu karena kita pengen dapet ilmunya (ngeles doang, wekeke :p )

Baca lebih lanjut

muncul lagiii :p

maluu aku maluu — pada semut merah — yang berbaris di dinding — *eitss malah nyanyi, wekekeke… udah, jangan dilanjut. suara kamu cempreng -_-

 

duh, rasanya kangen banget ngomong-ngomong sendiri, ketawa-ketawa sendiri, nangis-nangis sendiri di blog ini. ah, kemana aja kau dev? lama banget ngilang *gigit jari nelen ludah* . iya maaf, lama banget rasanya engga peduli sama diri sendiri, hidup di dunia ku sendiri kayak gini *lhoo, emang lagi hidup di dunia sapa? :D*

terakhir bulan oktober lalu, itu juga cuma mau ngucapin ke diri sendiri kalau kamu tambah tua, hadeeh… eh, sekarang udah di penghujung tahun aja. tinggal menunggu hitungan hari aja, angka satuan tahun berubah dari 3 menjadi 4. dan pertanyaan-pertanyaan itu muncul. apa aja yang udah kamu lakukan di tahun ini? apa mimpi-mimpimu mulai terlihat nyata? atau apa yang udah kamu berikan untuk orang lain menjadi manfaat? lalu, apa yang akan kamu lakukan nanti di tahun genap esok? apa kamu udah siap dengan segala keterkejutan di tahun dengan angka satuan 4 itu?

huaduh, sekalinya muncul langsung nge-galau. mbok’an bersih-bersih dulu kek. tuh, di atas banyak sarang laba-laba bergelantungan, pojok kanan bawah tisu-tisu berserakan, pojok kiri daun-daun kering berhamburan. udah, ayuh bersih-bersih dulu. kasihan, mulai berbau :p

yeah, aku muncul lagii. muncul tanpa kejelasan. datang tak diundang, pergi jangan lupa mampir lagi yee 😀

 

*ngaco ~ 17 Desember 2013 ~ 03:41 WID (Waktu Indonesia bagian Depok)

 

23 tahun silam :)

23 tahun silam

seorang ibu muda yang cantik dan lembut melahirkan putri keduanya. putri kedua yang hanya berjarak 13 bulan dari kelahiran putrinya yang pertama. Subhanallah… aku rasa, sakit yang dulu ada dan dirasa itu belum hilang benar di ingatannya. dan ternyata Allah telah kembali menitipkan amanah-Nya untuk ibu itu. Maha Suci Allah..

seorang bayi mungil, terlahir di salah satu rumah sakit kabupaten Purworejo. tangis, haru bahagia tersiar hingga ke penjuru pelosok rumah simbah. cucu keduanya dilahirkan dalam keadaan sehat, mungil, nan cantik (hehehe… ibunya kan cantik 🙂 )

dan ternyata 23 tahun silam itu berlalu sangaaat cepaatt, dengan berbagai perjalanan hidupnya, dari satu masa ke masa berikutnya, dari satu tempat ke tempat lain, hingga mengukir berbagai warna di lembar kehidupannya. si bayi mungil itu, kini menuliskan sedikit kisahnya dalam blog ini.. blog yang cukup lama tak tersentuh olehnya (maaf yaa 😦 )

Baca lebih lanjut

Hari ini, 25 September 2013

25 September 2013.

hari ini… satu hal baru yang membuatku semakin sadar bahwa semua kejadian yang telah, sedang dan akan terjadi bukanlah suatu kebetulan. yaa. ini semua telah tertulis dalam takdir kita. dengan siapa kita bertemu, dimana kita berpapasan, kapan kita memulai berkenalan, dan bagaimana nantinya kita berakhir. semuanya telah tertulis.

hari ini… ku dapati satu tulisan yang membuat ku terhenyak. tentang suatu tekad. entah apa itu tekad sebenarnya. yang ku pahami, tekad ialah suatu semangat, keinginan kuat, harapan besar, kebulatan hati tentang sesuatu. memang mudah rasanya ketika aku mengucapkan kalimat ‘aku bertekad’. tapi aku pikir, tak semudah itu tekad mampu terukir indah di hati, tercerna dalam pikiran, dan terlaku oleh perbuatan.

hari ini… aku makin paham bahwa rezeki telah Allah atur. bukan sekedar tentang materi, tapi tentang keikhlasan dan rasa syukur atas semua yang telah Allah berikan kepada ku. sepele rasanya tentang nikmat sehat, nikmat waktu senggang, nikmat kebebasan yang mengelilingi ku selama ini. namun, apakah iya, aku telah bersyukur pada-Nya atas segala nikmat itu?

hari ini… aku kembali berkata. ‘aku hanya wanita biasa’. tak cantik, tak pintar, dan tak kaya. bukan, aku bukan seperti yang kalian tau, aku tak seperti yang kalian bayangkan. aku tak cukup baik dan layak untuk kalian kagumi apalagi kalian cintai. masa lalu yang terlalu buruk untuk ku, membuat ku makin sadar kalau aku ini bukan siapa-siapa. aku terlalu buruk, hatiku terlalu sempit. aku hanya  wanita biasa yang sedang belajar memperbaiki diri, kembali menata hati, dan merapikan cermin yang terserak.

hari ini… aku ingin tak ada lagi harapan itu. semoga Allah menjaga hati ku dan hati mu.

muhasabah diri

 

—– Depok —–

menengok mu ‘kembali’

welcome-backhampir dua bulan. benar, hampir dua bulan sudah ternyata aku tak menengok mu. dan taukah kau?

hampir dua bulan ku tak menengokmu. itu artinya, hampir dua bulan pula aku lalai pada hasrat hati ini untuk menumpahkan segala rasa yang menuntut agar ku torehkannya dalam rangkaian abjad ini.

bagiku, menengok mu layaknya ku menengok kembali hati. hati yang cukup lama rasanya terabai oleh logika. aku tak mau ini berlangsung lebih lama lagi. aku takut, aku takut jika hati ini nantinya layu dan kemudian mati, tak mampu lagi merasakan  kelapangan dan kenyamanan hati. bersabarlah, karena pada saatnya nanti hati yang akan memenangkannya.

 

ah, apasih… celoteh kecil tak penting. kan niatnya tadi mau bersih-bersih, nyapu, ngelap, ngepel lantai blog ini yang debunya mulai selutut, sarang laba-laba menatap besar di tiap sudutnya, dan tisu-tisu berserakan, hahaha… 😀

intinya, cuma mau aktif lagi nulis di blog ini kok, di tengah-tengah aktivitas yang cukup menguras otak dan hati..,

 

WELCOME BACK  DEV ….. 🙂 🙂 🙂

 

~ bukan tempat terakhir ~

hampir 8 bulan silam

perempuan manja dan keras kepala itu mengoyak hati ibu bapaknya

memecah pikiran kedua orang tuanya tentang perempuan manja ini

ntah apa yang ada di otak seorang perempuan yang tak paham bagaimana menatap masa depan

yang ia tahu, ia hanya ingin membahagiakan ibu bapaknya dengan caranya sendiri

apapun dan bagaimanapun itu

dan sejauh manapun ia harus melangkah

 

benar saja, itu tak mudah

bukan layaknya membalikkan telapak tangan

yang dengan mudah dilakukan hanya dalam hitungan detik

perempuan ini melangkah beberapa mil, cukup jauh dari muasalnya

penuh harap, ia akan menemukan titik terang dalam hidupnya

menggapai kenyamanan hati, tak melenceng dari titah Sang Ilahi

tapi… ini tak berhasil

Baca lebih lanjut

dear my blog : selamat ulang tahun :’)

dear my blog ~> detaazzahra.wordpress.com

sebelas hari sudah, tak menjenguk blog ku tercinta ini… maaf yaa, lagi agak ribet nii muter-muter mondar mandir ngurus ini itu, hehehe…

dan benar saja, tiap kali aku singgah ke sini, selalu saja ada hal yang mengejutkan. dari mulai temen baru, komentar baru dari orang-orang baru pula, tulisan-tulisan temen yang buaaguuss buaaguuss dan menginspirasi… hmmm, pokoknya kamu itu emang sesuatu, engga nyesel aku merawatmu dan menulis uneg-uneg yang entah apa itu, hohoho 😀

nah kali ini, keterkejutan itu aaadaaalllaaaahhh….

*jreng jreng jreng

 

 

 

Baca lebih lanjut

ketika jari-jari bunga terluka ~~

ketika jari-jari bunga terluka
mendadak terasa betapa sengit, cinta kita
cahaya bagai kabut, kabut cahaya
di langit menyisih awan hari ini
di bumi meriap sepi yang purba
ketika kemarau terasa ke bulu-bulu mata

suatu pagi, di sayap kupu-kupu
disayap warna, suara burung
di ranting-ranting cuaca
bulu-bulu cahaya
betapa parah cinta kita
mabuk berjalan diantara
jerit bunga-bunga rekah…

ketika jari-jari bunga terbuka
mendadak terasa betapa sengit, cinta kita
cahaya bagai kabut, kabut cahaya
di langit menyisih awan hari ini
di bumi meriap sepi yang purba
ketika kemarau terasa ke bulu-bulu mata

 

— Sapardi Djoko Damono —

maaf ku pada kalian :)

maaf

maaf 🙂

aku tak tau kenapa begitu banyak orang yang sayang dan baik padaku. mereka begitu peduli denganku… padahal, aku bukanlah orang yang baik seperti mereka. bahkan aku cenderung cuek, tak perhatian, dan tak peduli dengan mereka… MasyaAllah, Allah begitu baik dan sayang padaku, banyak mengirim orang-orang baik yang sayang padaku… Terima kasih Ya Robb 🙂

Baca lebih lanjut

biarkan saya NYAMPAH di BLOG :D

nyampah yuuk :p

nyampah yuuk :p

ngomongin soal nyampah, siapa sih yang engga pernah nyampah? pertanyaan retoris sekali rasanya, karna sudah jelas sekali jawabannya apah, bukankah begitu pembaca yang budiman? 😀

kenapa nyampah? iyah karena, sudah saatnya harus dibuang atau dibumihanguskan daripada jadi penyakit dan menimbulkan bau busuk, malah mengganggu pemandangan dan mengakibatkan polusi akut *fiiuuuhh sekaliii :O

ooh, tapi tidak untuk blog ku yang super duper unyu-unyu inih… blog yang jadi kawan setiaku ini sekarang adalah tempat aku NYAMPAH yang engga pernah protes, engga pernah mengeluh, engga pernah bosen memungut sampah-sampah yang aku lemparkan ke sini. malahan ia menghiasinya dengan pernak-pernik yang bikin aku engga bisa kalau engga nyampah di sini. duh, baik bangeettt emang, bener-bener so sweett… 🙂

Baca lebih lanjut

[mencoba] berdamai dengan TAKDIR ^^

copas dari note di efbe milik temen ku Xabiq Alonso yang telah mengijinkanku agar tulisannya ikut serta nangkring di blog ku ini, hihihi…. ^^ –cekidoott–

tujuan akhir ^^

tujuan akhir ^^

“Kyehcah, dari pada ngobrol mendingan maca Alam nasyrah 7x sambil ngenteni nyong” kurang lebih kata-kata itulah yang aku ingat saat masih ngaji di rumah Ust. Ahmad Yamin dulu. Kata beliau, andai saja kita mengetahui isi kandungan surat Al Insyirah, maka mungkin kita akan rajin membacanya. Selama aku dan teman-teman ngaji bersama beliau memang belum pernah membahas kitab tafsir surat Al Insyirah, karena itulah ketika 8 bulan lalu aku melihat buku berjudul ‘Dahsyatnya surat Alamnasyrah’, tanpa pikir panjang aku langsung saja membelinya. Dan kini, setelah aku mencoba membacanya lagi beberapa bagian maka tidak berlebihan rasanya jika surat tersebut dapat dikatakan sebagai penghibur bagi kita yang sedang mengalami kesulitan, kejenuhan, kesedihan, kegelisahan, maupun kegalauan.

Baca lebih lanjut

— jika bukan ALLAH, lantas SIAPA lagi? —

I Love Allah

I Love Allah 🙂

Saat mata tak mampu lagi tuk melihat dunia, saat telinga tak kuasa lagi tuk mendengar petuah, saat mulut tak berdaya lagi mengeja kata, lantas siapa lagi yang akan mengiringimu menapaki jalan dalam kehidupan jika bukan Allah?

Saat kawan satu per satu mulai sibuk dengan rutinitas, saat keluarga satu per satu bosan akan keluh kesahmu, saat mereka satu per satu meninggalkan mu tanpa sebab, lantas siapa lagi yang akan menemani hari-harimu jika bukan Allah?

Saat sabar mu kembali teruji, saat keikhlasan mu mulai habis diterpa pahitnya hidup, saat sakitnya hati kembali kamu rasakan, lantas siapa lagi yang akan menuntunmu merasakan manisnya perjuangan hidup jika bukan Allah?

Baca lebih lanjut

[haruskah] aku seperti ilalang?

seperti ilalang?

seperti ilalang?

kemarin, 11 Juni 2013

berawal dari sms seorang temen yang memang selalu setia dan tak pernah bosan untuk mengirim sms-sms indah, tentang motivasi hidup, tentang cara memandang hidup dari sudut pandang agama, hingga celoteh-celotehnya yang menyukai lagu-lagu  Sulis dan Evie Tamala, hehehe… tapi smsnya kali ini, meng-inspirasi ku untuk sengaja ku coretkan dalam narasi pelangi milik ku ini.

lihatlah, deretan ilalang begitu tunduk pada titah Robb-nya, seakan tak pernah peduli kemanapun angin menghembusnya. ia akan tetap bertahan dan memainkan skenario Tuhan dengan bahagia. #anak ilalang

menyerahlah untuk menang. tawakal adalah puncak dari segala ikhtiar.

Baca lebih lanjut

semakin KAGUM sama ‘BELIAU’ ^.^

secret admirer

secret admirer

Akhirnya ku beranikan juga menulis tentang beliau di sini. Bukan bermaksud apa-apa, hanya ingin berbagi inspirasi dengan temen-temen yang membaca tulisan ini. Tapi berharap, jangan sampai beliau tau blog saya, apalagi membaca tulisan yang satu ini, hehehe… 🙂

Beliau yang aku kagumi ini mungkin orang yang biasa aja untuk sebagian yang lain. Atau mungkin aku yang tak tau kalau ternyata banyak juga yang menjadi secret admirer beliau?? hehehe… ah, itu tak penting buat ku, tak jadi masalah… Yang aku tau, aku memang menaruh kekaguman tersendiri terhadap beliau. Ntah kenapa itu, hmm…

Awalnya, aku mengenal beliau di salah satu organisasi intrakampus. Saat itu aku masih engga tau apa-apa. Yah, pengen ikut-ikutan aja organisasi di kampus kayak apa, apa kayak OSIS di SMA dulu, atau beda, hihihi… Intensitas komunikasi ku dengan beliau bisa dibilang sering, intens gitu lah… eits, tapi engga aneh-aneh. Beliau menganggap aku sebagai adek, dan aku menganggap beliau sebagai kakak, hanya itu, wajar seperti yang lain. Aku belajar banyak hal dari beliau. Tentang ke-organisasian, tentang kampus, tentang pergaulan (terutama pergaulan cowok sama cewek, hihihi…), tentang akidah agama, tentang cara bersikap, bertutur, berpakaian, bahkan berdiskusi tentang kuliah (padahal engga sejurusan), hohoho 😀 … Aku benar-benar belajar banyak hal dari beliau saat itu. Hingga suatu ketika intensitas komunikasi kami berkurang, berkurang, dan sama sekali. Padahal kita berada dalam satu organisasi yang sama terus. Hmmm, sepertinya beliau menyadari bahwa intensitas ini tak baik untuk ku apalagi beliau. Takut jika hal ini membuat kita menjadi lalai dan membelok arah :).  Hanya dengan mengulas senyum sederhana saat berpapasan, atau hanya menganggukkan kepala saja, paling banter kita ngomong cuma pas diskusi atau rapat dengan banyak orang. Ini membuat ku semakin kagum sama beliau.

Baca lebih lanjut

MATA, antara KEJUJURAN dan KEPALSUAN

tentang mata…

‘kan selalu ada makna tersendiri di tiap tatap mata seseorang

‘kan selalu ada arti di setiap lengkung sorot mata

‘kan memberi satu warna berbeda dalam kerdip mata

‘kan menerima harga manis dari ujung mata yang bersemayam

 

tentang mata…

mengisyaratkan dalamnya kejujuran hati seseorang

menunjukkan keceriaan, kebahagiaan, keluguan,

hingga rentetan kesedihan, kekesalan, dan keresahan

dan aku mengerti dengan ungkapan ‘jika mata berbicara’

 

tentang mata…

aku memahami kenapa sering kali dari mata-lah kita menilai

aku mengerti bagaimana cara mata mengasihi seseorang

aku paham kapan mata ini menunjukkan kecemburuan

aku tahu, aku lebih sering salah menggunakan mata tanpa hati Baca lebih lanjut

WELCOME JUNE ^^

happy june

happy june 🙂

01.06.2013

welcome june…

selamat datang bulan juni…

kalimat penyambutan pertama yang aku hadiahkan untuk bulan ini

lama ku nantikan rasanya juni kali ini, entah kenapa…

yang pasti aku menyimpan banyak harap dan satu mimpi tersendiri di sini

tak ingin berlama-lama penuh penantian tak berujung

ikhlas, ku tinggalkan semua rasa yang telah lalu di penghujung semi

 

hai juni, berikan aku kejutan indah

beri aku lembar-lembar baru yang lebih cantik

kan ku warnai seindah pelangi ku

biarkan diri ini menjadi lebih bermakna untuk dunia

tetap biarkan hujan setia kepada ku dan semesta

membersamai hangatnya mentari yang mengiringi

hingga terbentuknya lengkungan pelangi oleh ku

 

fighting for me – pena pertama di 01.06.2013

— TAK LAYAK MENDUGA —

SECRETAku sedang berpikir, tentang suatu praduga. Menduga-duga sesuatu layaknya aku mengetahui semua hal yang ada di dunia ini, bahkan tentang tulisan yang ditulis seseorang, gambar yang ia pajang dalam keseharian, dan perilaku pada sejumlah orang. Aku selalu menduga dengan praduga ku sendiri, tanpa memperhatikan, tanpa memperdulikan, bahwa yang menulislah yang lebih tahu tentang apa yang ia tulis, bahwa ia lebih paham tentang apa yang ia pajang dalam keseharian, dan pastinya ia lebih mengerti bagaimana harus bersikap.

Aku selalu mengkait-kaitkan apa yang ia tulis dengan ceritaku, ceritamu, dan ceritanya. Merangkai bulir-bulir pikiran di otak yang tak tahu itu benar atau salah, menjadi suatu rangkaian pikiran kompleks hingga membuat ku terus menduga hal yang harusnya tak layak untuk ku duga, sedikitpun itu. Sungguh, tak layak.

Aku selalu menduga jika sikapnya pada sejumlah orang bukanlah ia sesungguhnya, hanya kamuflase saja. Dia hanya berusaha terlihat ceria, padahal dia sedang menyembunyikan gurat amarah. Dia hanya berusaha terlihat baik-baik saja, padahal dia menyimpan sejuta masalah yang ia sendiri tak tahu bagaimana menyelesaikannya. Sungguh, aku benar-benar tak layak menduganya.

Bahwa sejatinya aku salah. Tidak semua yang aku duga itu benar adanya, karena sesungguhnya akan selalu ada makna tersendiri di hati seseorang tentang apa yang ia tulis, tentang bagaimana ia bersikap, tanpa aku tahu. Setiap orang memiliki rahasianya sendiri, rahasia di balik rahasia itu. Rahasia yang bahkan hatinya sendiripun berusaha untuk dibohongi. Mungkin, aku terlalu sombong merasa paling tahu dan membenarkan dugaanku sendiri, tanpa melihat sisi pandang orang lain.

Selayaknyalah, aku harus membuka mata, melebarkan telinga, melunakkan hati untuk bersama melihat dan mendengar segala hal tentangnya dari sisi pandang banyak orang, dan tentu dari si dia pemilik hati.

 

akhir Mei 2013 —

ini nih bikin GALAU :'(

ini nih yang bikin galau, tambah galau tepatnya, hahaha 😀

beberapa hari yang lalu, ibu nelpon. biasa sih sebenernya, emang tiap hari ibu pasti nelpon, maklum lah, anaknya yang satu ini jauh dari beliau, udah 4 bulan di pulau seberang, engga pulang-pulang, (maaf ya bu aku sedang berjuang di sini, do’akan aku bu… 🙂 )

ini sesi peneleponan seperti biasanya, menanyakan kabar, lagi apa, udah maem belum, dyaksa (keponakanku) lagi apa, dan cerita tentang keadaan rumah tiap harinya. tapi ada yang beda kali ini. ibu nanyain, temennya mas budi (suami kakak ku) yang sering maen ada yang ngasih ‘sinyal-sinyal’ suka sama aku engga. ini pertanyaan #jleebb banget deh, engga tau apa maksud ibu. iya tentulah aku jawab dengan ala kadarnya, ‘engga tau bu, engga ada lah, kalau temennya mas maen ke rumah, aku selalu mengunci diri di dalam kamar kok’ (emang kenyataannya selalu seperti itu, hehehe… )

dan mbak nyahut, ‘hu um bu, devy di kamar terus kok, sampai mereka pernah ngomong, kok mbak devy di dalem terus, apa engga bosen?’ (hahaha, engga lah 😀 ), mbak nambahin lagi, padahal ya sebenere ada bu, temene mas budi, ganteng, perwira, baik, punya mobil, tapi devy ga mau (hohoho iyalah, beliau kayak udah tua gitu 😀 )

jawaban ibu, ‘ya jangan menutup diri terus ndug, jangan menutup hati terus, buka hatimu, udah gedhe juga, udah saatnya memikirkan soal nikah, kalau udah ada yang deket kan ibu bapak ayem’ (yah ibu, yang namanya jodoh akan tiba di saat yang tepat kok, nanti juga dateng sendiri, hehehe… #sokbijak)  Baca lebih lanjut

kuncup TERATAI [*_0_*]

waterlily… teratai…

kau mampu tumbuh di tempat kotor, bahkan berlumpur sekalipun

namun bungamu begitu cemerlang

putih, jauh lebih putih dari yang lain

semakin merah jika rona mu merah

tampak terang bila ternyata warnamu merah muda

 

waterlily… teratai…

hanya tumbuh dalam tenangnya air

tak mengapung meski tumbuh di permukaannya

air yang jatuh pada daunmu tak mampu membentuk butirannya

karena lilin yang kau punya

sungguh, ini indah, unik, cantik

 

waterlily… teratai…

engkau mampu tumbuh tetap indah, cantik, dan harum

di antara lumpur lumpur kotor

rawa-rawa penuh sampah

menjadi habitat dari ratusan satwa air

memberi warna tersendiri di antara kumpulanmu

Baca lebih lanjut